SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana melakukan penataan pertambangan dan perdagangan timah, sehingga nilai ekonomi produk tersebut bisa ditingkatkan di masa mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said.

“Banyak tambang timah di Bangka yang tidak memenuhi syarat. Presiden memberi arahan supaya Menteri ESDM mengkoordinir proses penataannya bersama Kementerian BUMN, karena PT Timah BUMN, juga dengan Pemprov dan Pemkab di Babel,” kata Sudirman, Kamis (25/6).

Dikatakan Sudirman, penataan ulang tersebut bakal mendorong masyarat pelaku usaha pertambangan memenuhi syarat, sekaligus menghentikan pertambangan ilegal. Dengan begitu, perdagangan timah ilegal bisa dicegah, karena merugikan Indonesia.

“Harus diidentifikasi dulu, didata, kemudian didorong agar mereka memenuhi persyaratan karena bagaimanapun itu juga masyarakat kita, kemudian dibina secara teknis dan peralatan, bahkan jika perlu dukungan modal, kita usahakan,” papar Sudirman.

Sebelumnya, Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (25/6) petang mengatakan Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas optimistis akan kembalinya kejayaan timah Indonesia sebagai komoditas andalan di pasar dunia.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here