SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Islamic Development Bank (IDB) menawarkan bantuan pinjaman sebesar lima miliar dolar AS kepada Indonesia. Bantuan bakal diarahkan untuk lima sektor program pemerintah, selama lima tahun ke depan.

“Penawaran indikatif ini tidak hanya untuk pemerintah, tapi untuk proyek swasta dan Badan Usaha Milik Negara,” kata Country Director Program Departement IDB Hedquarter Jeddah, Mohammad Jamal Alsaati, di Jakarta, Jumat (26/8).

Dikatakan Jamal Alsaati, tawaran pinjaman itu akan mendukung sektor-sektor pembangunan Indonesia secara menyeluruh, terutama peningkatan penetrasi ekonomi syariah dan pembangunan infrastruktur.

Kerja sama Indonesia dengan IDB, menurut dia berada dalam kerangka Kemitraan Strategis Negara Anggota (MCPS), yang hingga kini telah berjalan kedua kali. Pada 2011-2014, IDB memberikan tawaran pinjaman sebesar 2,5 miliar dolar AS, dan yang terserap 1,9 miliar dolar AS.

Alokasi pinjaman itu, ia menjelaskan, bakal dicairkan untuk program-program yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019. Lima sektor yang menjadi alokasi pinjaman IDB, yakni pengembangan keuangan syariah secara menyeluruh dari sisi modal, regulasi, maupun keterlibatan sektor swasta.

Pengembangan ekonomi syariah, menurut dia juga melibatkan pembentukkan bank investasi infrastruktur syariah. Kedua, peningkatan mobilisasi dan penggunaan penyaluran zakat dan wakaf. “IDB akan memberikan dukungan peningkatan sistem pengelolaan dan pengumpulan zakat dan wakaf untuk pengentasan kemiskinan,” paparnya.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here