SHARE
Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno.

Jakarta, GEO ENERGI – Mantan Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karno mengakui ia menghubungi via telepon mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini untuk membahas pemberian hadiah untuk Komisi VII DPR.

“Sebagaimana pembicaraaan telefon saya dengan Pak Rudi, Pak Rudi mengatakan bahwa meminta Bu Karen untuk sharing. Yang dimaksud dengan sharing partisipasi bantu dana. Ini betul BAP bapak ini?,” tanya Hakim. “Iya betul,” jawab Waryono, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (25/6).

Hal itu terungkap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, dalam pembacaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Waryono poin 23 aliena akhir, saat dimintai keterangan oleh penyidik KPK pada 17 November 2014 lalu.

“Pada saat itu, Pak Rudi menyerahkan uang USD150 ribu kepada Pak Didi, dan saya tidak menyaksikan secara pasti pertemuan tersebut. Pada saat yang sama, di tempat sama dari beberapa keterangan staf saya, uang itu diambil dari orang Pak Sutan Bhatogana saya tidak tahu kenal dia. Itu betul?,” tanya Hakim kembali. “Iya betul,” kata Waryono.

Dalam persidangan kali ini, bekas Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini terpantau batal hadir memberikan keterangannya. Ia dikabarkan baru saja selesai menjalani operasi kecil. Padahal, kehadirannya sangat diperlukan untuk menjelaskan soal uang USD140 ribu, yang ia berikan kepada Waryono Karno melalui Hardiono, yang saat itu staf ahli SKK Migas.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here