SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – SKK Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Persero) Tbk dan konsorsium yang terdiri dari PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI), ConocoPhilips serta Petro China International Jabung mewujudkan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTMG) di wilayah Pemping, Batam, Kepulauan Riau.

“Kami bersyukur, akhirnya masyarakat di salah satu pulau terluar di Indonesia, Pemping, Batam dapat merasakan aliran listrik selama 24 jam penuh. Semoga dengan adanya pasokan energi ini, kegiatan ekonomi di Pemping terus meningkat,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup, Selasa (23/6).

Pembangunan PLTMG tersebut, menurut dia menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR), dan merupakan solusi dari PGN bersama mitranya untuk memenuhi kebutuhan listrik di salah satu pulau terluar di Indonesia.

Pantauan Geo Energi, Pulau Pemping dihuni sekitar 250 keluarga. Kendati pulau ini menjadi tempat pertemuan pipa gas dari berbagai tempat eksplorasi di Indonesia, tapi selama ini kebutuhan listriknya dipasok dari pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) bukan dari gas, sehingga mengakibatkan biaya produksi tenaga listrik menjad mahal.

“PGN menghibahkan seluruh fasilitas listrik di wilayah Pemping kepada Pemerintah (Pemko) Kota Batam. Setelah itu, Pemko Batam akan menyerahkan pengelolaan listrik di wilayah Pemping kepada PLN,” kata Heri.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here