SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar menyatakan peraturan saja tak cukup untuk menyelesaikan masalah sampah. Kini sudah ada undang-undang dan banyak peraturan tentang pengelolaan sampah, tapi belum bisa menyelesaikan masalah.

Sejauh ini, aturan mengenai sampah sudah cukup kompleks. Ada undang-undang, ada tujuh Peraturan Pemerintah (PP), Pperpres dan sebagainya. “Setelah kita dalami satu per satu peraturan itu, ternyata belum dapat menjawab situasi di lapangan, masih banyak keluhan di lapangan,” kata Siti Nurbaya di Jakarta, Selasa (23/6).

Dalam pengelolaan sampah, dikatakan Siti swasta bisa berperan atau pemerintah dan masyarakat mendapat sumber daya ekonomi. “Yang terpenting untuk mengurai aturan yang kompleks itu akan dilihat bisnis prosesnya mulai dari rumah tangga, tumpukan sampah dipilah, diangkut diolah sampai di ujungnya apakah TPA, mesin atau apa,” paparnya.

Revisi aturan-aturan tersebut, menurut dia harus bisa mengubah masyarakat, dunia usaha dan pemda dalam pengelolaan sampah. “Perlu ada terobosan, nanti proses diurai, kemudian dilihat dari sisi aturan-aturannya, terutama UU Nomor 18 2008 tentang Pengelolaan Sampah.”

Kendati demikian, menurut dia yang terpenting adalah masyarakat, bank sampah, pemulung dan sebagainya tetap dalam proses bisnis tersebut. “Kita juga harus mendorong dari sisi kultur masyarakat agat peduli sampah, kalau tidak ada yang nangani akan tergeletak begitu saja.”(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here