SHARE
Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad.

Jakarta, GEO ENERGI – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menindaklanjuti pengembangan pariwisata Bandar Kayangan di Lombok Utara dan Mandalika Resor, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“DPD RI telah mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak mengenai langkah-langkah Pembangunan Kota Baru Global Hub Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara, dan pengembangan Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat,” kata Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad kepada Geo Maritim di Jakarta, Senin (22/6).

Dikatakan Farouk, pihaknya menindaklanjuti pembicaraan sebelumnya dengan Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan tersebut, hadir Menteri Koordinator Kemaritiman, Indroyono Soesilo dan Jaksa Agung HM Prasetyo. Termasuk wakil Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), PT. Pertamina, Pemerintah Provinsi NTB, dan PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Bandar Kayangan dan Mandalika Resort punya potensi ekonomi yang luar biasa. Sebelumnya, kawasan ini telah diusulkan menjadi kawasan prioritas pengembangan, namun dalam perkembangannya mengalami beberapa kendala, seperti lahan dan infrastruktur yang belum memadai.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, dan impor. Karena itu, Bappenas menekankan, KEK perlu memenuhi persyaratan administrasi yang harus diproses sebanyak 14 point.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here