SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – PT Pertamina (Persero) gagal memperoleh 100 persen saham Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Padahal, sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menegaskan, pemerintah bakal memberikan 100 persen sahamnya kepada BUMN.

Sudirman Said juga getol menyatakan, bahwa dalam kasus Mahakam pemerintah mengambil keputusan untuk tidak memberikan perpanjangan kepada Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation, melainkan memberikan 100 persen saham kepada Pertamina.

Tapi, hari ini pemerintah menyampaikan, bahwa Pertamina dan BUMD mendapatkan saham 70 persen. Adapun operator lama, Total dan Inpex mendapatkan saham 30 persen. Sudirmab beralasan, dalam membeli saham Mahakam, Pertamina menggunakan pertimbangan bisnis.

“Bangsa kita ini inferior (berfikirnya, red), seolah-olah ada yang menekan. Padahal, sebetulnya keputusan pemerintah adalah sudah memberikan kepada Pertamina (100 persen). Selebihnya, (keputusan hari ini) adalah keputusan bisnis,” kata Sudirman di Jakarta, Jumat (19/6).

Ia mengaku menyadari, nantinya bakal banyak pendapat negatif terkait keputusan ini. “Kadang-kadang, kita tidak bisa menerima penjelasan ini. Pasti ada yang menekan. Masa Pesiden kita ditekan-tekan? Masa pemerintah kita ditekan-tekan? Enggak boleh,” papar Sudirman.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here