SHARE

Tenggarong, GEO ENERGI – Festival Erau yang diadakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menyajikan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di Kutai Kartanegara.

CSR Vaganza kali ini terpantau banyak menarik minat masyarakat Kukar dan para pengunjung dari berbagai daerah lain. Pameran tahunan ini melibatkan lebih dari 25 CSR perusahaan, salah satunya PT Pamapersada Nusantara (PAMA), yang melibatkan siswa sekolah di bawah binaannya.

CSR Departement Head PT PAMA, Awaludin mengatakan keterlibatan perusahaannya merupakan kali pertama dalam ajang CSR Vaganza. Bergerak di bidang konstruksi, pertambangan, dan migas perusahaan ini memamerkan kegiatan CSR-nya di bidang pendidikan.

“Sebenarnya, perusahaan kami melakukan aktivitas CSR di 5 bidang, yakni CSR Integrated atau pengembangan masyarakat, sanitasi, kesehatan, pendidikan dan sosial agama. Tapi, yang kami tampilkan saat ini hanyalah kegiatan CSR di bidang pendidikan,” papar Awaludin di lokasi Erau Fest, Tenggarong, Kamis (11/6).

Ia menjelaskan, melalui kegitan tersebut pihaknya membuat tunas lingkungan, di mana menciptakan kader-kader dari sekolah, mulai tingkat SD sampai dengan SMA. Tujuannya, menurut dia agar mereka para pelajar sekolah semakin peka terhadap lingkungannya.

Langkah tersebut, menurut dia juga upaya untuk menjadikan para siswa tumbuh menjadi pribadi mandiri yang bisa menghasilkan uang sendiri. “Mandiri ini dalam arti dapat menghasilkan uang sendiri buat mereka.”

“Bahkan sedari awal kami pameran di sini banyak masyarakat yang tertarik dan memesan perlengkapan ini. Kami ajarkan membuat kompos sendiri, berternak di bidang perikanan, seperti budidaya lele, nila dan gurame,” jelasnya.

Hal itu dibenarkan oleh Ilham, salah seorang siswa binaan PT PAMA dari SMAN 1 Tenggarong Sebrang. Ia mengatakan, banyak sekali manfaat dari kegiatan yang diberikan PT PAMA. “Dalam waktu 3 minggu, kami sudah bisa panen kangkung dan sawi. Kalau yang dipamerkan di sini memang hanya dalam skala kecil.”

Ilah berkisah sekolahnya punya kebun dalam skala besar, dan pihaknya sudah menikmati hasilnya. Sekolahnya sudah merasakan panen dan bisa dikonsumsi sendiri bersama teman-teman dan adik kelasnya di sekolah. “Kita juga menjadi pribadi yang terbiasa disiplin,” ujarnya.

Dengan adanya acara CSR Vaganza, Awaludin berharap masyarakat mengetahui program-program yang dimiliki perusahaannya dan dapat ikut memanfaatkan pekarangan mereka sebagai sumber pangan.

“Cara seperti ini sangat simpel. Bisa dilakukan semua orang di rumahnya masing-masing. Kalau ada yang mengeluh soal media berkebun harus menggunakan tanah, ini sangat mudah hanya dengan media air, sayurnya bisa tumbuh dengan baik dan subur. Kita juga bisa piara ikan asal kita telaten dan disiplin,” katanya.(YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here