SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Kontrak pengadaan dan konstruksi PLTU Cilacap Ekspansi berkapasitas 1.000 MW ditandatangani di Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok pada Jumat (5/6) lalu. Kabar ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PT PLN, Adi Supriono melalui pesan tertulis kepada Geo Energi, Senin (8/6).

Adi menjelaskan, penandatanganan kontrak dilakukan antara PT Sumber Segara Primadaya (S2P) dan China Chengda Engineering Co Ltd. “PLTU Cilacap 1×1000 MW ditargetkan beroperasi komersial pada 2018. Proyek PLTU ini merupakan bagian dari program 35.000 MW,” paparnya.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama S2P, Muhammad Rasul dan President and CEO Chengda Liu Yiheng. Sebagaimana disampaikan, S2P merupakan pengembang listrik swasta PLTU Cilacap, Jawa Tengah.

Chengda merupakan ebagai perusahaan yang akan mengerjakan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau ‘engineering, procurement, construction’ (EPC) PLTU. Sebelumnya, S2P mengoperasikan PLTU Cilacap 2×300 MW, dan kini tengah membangun pembangkit ekspansi fase satu berkapasitas 1×660 MW yang ditargetkan selesai pada 2015.

PLTU tersebut, menurut sia direncanakan menggunakan teknologi ultra super critical boiler, yang berbahan bakar batubara low range (4.200 GAR). Menggunakan fluidized gas desulphurizaton (FGD), PLTU ini didesain bisa beroperasi effisien dan ramah lingkungan.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here