SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Menteri Perindustrian, Saleh Husin menyatakan terus mendorong pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) guna menjalankan program pungutan pengembangan minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) Supporting Fund (CSF).

“BLU dalam satu minggu ini selesai. Setiap hari akan rapat. Nanti akan ada rapat lagi, ada yang besok, ada yang lusa,” paparnya, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (8/6).

Dalam rapat selanjutnya, menurut dia bakal dibahas payung hukum dan tarif pungutan CPO supporting fund. Adapun besaran tarif yang akan dikenakan, menurut dia akan bervariasi. Sedangkan untuk kepastiannya, pihakya masih menunggu rapat selanjutnya oleh tim teknis.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil memperkirakan jumlah keseluruhan pungutan CPO supporting fund dari ekspor sawit bisa mencapai US$ 750 juta, atau sekitar Rp 8 triliun selama setahun.

“Kami ambil dari setiap ton CPO yang diekspor US$ 50 dan untuk setiap ton ekspor produk turunannya adalah US$ 30. Dengan begitu akan terkumpul uang sekitar US$ 750 juta atau sekitar Rp 8 triliun,” paparnya.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here