SHARE
Ketua BPK, Harry Azhar Azis

Jakarta, GEO ENERGI – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian, atau qualified opinion (WDP), atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) pada 2014. Laporan tersebut dinilai stagnan, karena tidak lebih baik dari opini LKPP periode 2013.

Ketua BPK Harry Azhar Azis mengungkapkan, masih ada empat permasalahan dalam temuan BPK dalam pemeriksaan LKPP 2014, sehingga menjadi pengecualian atas kewajaran LKPP.

“Itu gabungan dari ketidaksesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kelemahan sistem, pengendalian sistem, dan ketidakpatutan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Harry, dalam Rapat Paripurna LHP LKPP di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6).

Dengan adanya keempat permasalahan tersebut, menurut dia pemerintah harus melakukan langkah-langkah perbaikan. Sehingga, permasalahan yang mempengaruhi kewajaran laporan keuangan menjadi berkurang. “Jika langkah perbaikan tidak dilaksanakan maksimal, dapat mengganggu transparansi pengelolaan keuangan negara.”

Informasi yang dihimpun Geo Energi, dari pemeriksaan terhadap 87 entitas pelaporan, pemerintah masih harus bekerja keras untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan. Sebab, sejauh ini kualitas LKKL 2014 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here