SHARE
Reaktor Biodiesel, temuan Balitbang Parung Kuda, Sukabumi

Sukabumi, GEO ENERGI – Badan Penelitian dan Pengembangan di Parung Kuda, Sukabumi, Jawa Barat berhasil membuat reaktor biodiesel yang mampu menghasilkan 100 persen biodiesel dari 10 macam bahan baku. Reaktor tersebut terbukti mampu menghasilkan biodiesel dengan biaya produksi yang murah dan dalam waktu singkat.

“Dalam proses biodiesel, secara teori terdapat proses esterifikasi. Di mana dalam proses tersebut dibutuhkan asam kuat seperti H2SO4 dan methanol untuk menurunkan kadar FFe pada crude oil. Dalam proses inilah, sebagian besar biaya produksi dihabiskan, bisa meccapai 40 persen,” jelas Peneliti Utama Biodiesel Balitbang Parung Kuda, Dibyo Pranowo di Sukabumi, Kamis (4/6).

Lain halnya dengan proses pembuatan biodiesel yang dikembangkan Balitbang Pertanian, yang tidak menggunakan esterifikasi, dan menghasilkan minyak kering. Proses awalnya menghilangkan getah dengan menggunakan saringan, lalu biji tersebut dikeringkan hingga kadar air berkurang menjadi 5 persen, lalu biji kemiri sunan digiling dan diperas minyaknya menggunakan alat expeller.

Tahap akhir, crude oil yang dihasilkan dari expeller dimasukkan ke dalam reaktor. Dengan suhu, putaran dan katalisator yang tepat, maka bisa dihasilkan biodiesel dengan kadar 100 persen. “Saya tidak mengikuti teori yang ada, tapi dapat menghasilkan biodiesel yang patut diuji. Pembuatannya tidak mahal, bisa setengah dari yang menggunakan esterifikasi. Waktu pembuatannya lebih cepat, yang awalnya 9 jam kini hanya 6 jam,” papar Dibyo.

Biodiesel hasil olahan reaktor tersebut sudah lolos uji di Lemigas, Sucofindo, bahkan di Jepang dan Amerika. Bahkan, di daerah penelitian Balitbang Parung Kuda, traktor dan mesin pembangkitnya sudah menggunakan minyak B100 tersebut. Reaktor tersebut akan di-upskilling hingga mampu menghasilkan biodiesel 15000L untuk 3 shift pembuatan per harinya.

“Semua teknologi yang digunakan di sini kami buat sederhana, tidak butuh banyak tenaga kerja dan semuanya merupakan karya anak bangsa,” pungkas Dibyo.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here