SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Pemerintah berencana membagikan 50.000 konverter kit untuk para nelayan Tanjung Jabung dan Lombok pada tahun ini. Pembagian konverter merupakan langkah pemerintah untuk mempercepat konversi BBM ke BBG.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyatakan pembagian konverter kit massal agar nelayan bisa segera beralih menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG). “Pemerintah akan memberikan paket perdananya sebagai awal, selanjutnya nelayan dapat membeli sendiri,” kata Sudirman Said, dilansir Pusdatin Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (4/6).

Dikatakan Sudirman, sejumlah daerah yang akan memperoleh pembagian konverter kit adalah Cirebon dan Aceh. Sebagai perusahaan yang ditugaskan membagi konverter kit, PT Aedico Dharma Nusantara menyatakan rata-rata nelayan yang memperoleh konverter adalah meraka yang menggunakan mesin berkecepatan 6,5-32 PK.

“Penghematan yang diperoleh mencapai 60 persen. Dengan perhitungan, satu tabung LPG ukuran 3 kg seharga sekitar Rp20-25 ribu, dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk melaut sekitar 3 hari. Jika menggunakan BBM, tiap kali melaut memerlukan BBM 2 liter atau sekitar Rp18-20 ribu per hari atau sekitar Rp 54-60 ribu untuk 3 hari,” papar jurubicara PT Aedico, Cahyo Budi Santoso.

Agar pemanfaatan konverter bisa berjalan lancar sesuai rencana, Sudirman Said mengingatkan agar infrastruktur dan pasokan gas harus disiapkan. “Selain itu, harus diantisipasi agar nelayan tidak berebut LPG dengan rumah tangga. Jadi pasokan harus tersedia,” katanya.

Adapun untuk meminimalisir terjadinya rebutan, diusulkan nelayan dapat menggunakan vigas atau BBM cair yang diproduksi Pertamina. Harganya sekitar Rp5.100 per liter.(REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here