SHARE
Mantan Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karno.

Jakarta, GEO ENERGI – Hukuman terhadap Mantan Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karno diperberat setelah ada bukti rekaman percakapan antara Sutan Bhatoegana dan Waryono dalam pertemuan di Restoran Edogin, Hotel Mulia, Jakarta, pada 27 Mei 2013 lalu.

Pembicaraan tersebut direkam oleh mantan Kepala Pusdatin Kementerian ESDM, Ego Syahrial. “Saya ‘feeling’ saja (merekam) karena aneh, yang diajak seharusnya Pak Didi (mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM, Didi Dwi Sutrisnohadi) tetapi malamnya saya dipanggil untuk ikut,” kata Ego, dalam keterangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (3/6).

Dalam rekaman berdurasi tak kurang dari 60 detik, terdengar pernyataan Sutan yang menyebut, “kalau ada apa-apa hubungi orang saya.” Kemudian, “kalau besok ada yang ngocol-ngocol saya hadapi. “Pak Sekjen juga minta tolong, besok dikawal kalau bisa ketok palu,” papar Ego.

Majelis Hakim mempersilakan Waryono untuk menanggapi, dan ia langsung membantah isi rekaman tersebut bicara tentang suap. “Tidak ada membicarakan hal-hal negatif,” bantah Waryono.

Dalam kasus ini, Waryono Karno selaku Sekjen Kementerian ESDM didakwa memperkaya diri sendiri dan orang lain, sehingga merugikan keuangan negara mencapai Rp 11 miliar. Ia juga didakwa menyuap Sutan Bhatoegana selaku Ketua Komisi VII DPR sebesar US$140 ribu, setara Rp1,8 miliar terkait pembahasan APBNP di Kementerian ESDM.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here