SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, memastikan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Juni 2015, pukul 00.00 waktu setempat tidak mengalami perubahan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja menyatakan pemerintah ingin menjaga kestabilan ekonomi menjelang Ramadhan, sehingga harga BBM tidak dinaikkan.

“Secara umum, harga rata-rata minyak dunia mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya. Tapi dengan pertimbangan untuk menjaga kestabilan perekonomian nasional serta agar tidak memberatkan masyarakat selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan,” ungkap Wiratmaja di Jakarta, Senin (1/6).

Dikatakan Wiratmaja, penetapan harga BBM Premium untuk wilayah distribusi Jawa-Madura-Bali ditetapkan oleh PT Pertamina melalui koordinasi dengan Pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Untuk menjaga akuntabilitas publik, auditor pemerintah maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dilibatkan. Audit itu mencakup realisasi volume pendistribusian jenis BBM tertentu, penugasan khusus, besaran harga dasar, biaya penugasan pada periode yang telah ditetapkan, besaran subsidi, hingga pemanfaatan selisih-lebih dari harga jual eceran,” katanya.

Adapun harga BBM jenis premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali tetap Rp 7.300/liter dan jenis Minyak Solar Subsidi Rp 6.900/liter. Harga minyak tanah juga dinyatakan tetap, yaitu Rp.2.500/liter (termasuk PPN).(REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here