SHARE
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor E Simanjuntak

Jakarta, GEO ENERGI – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dijadwalkan memeriksa mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terkait kasus dugaan korupsi dan pencucian uang dalam penjualan kondensat yang melibatkan SKK Migas dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI).

“Beliau akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus penjualan kondensat jatah negara,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor E Simanjuntak, di Jakarta, Senin (1/6).

Dikatakan Victor, polisi bakal menanyakan keputusan Menkeu yang menyetujui penunjukan langsung TPPI sebagai pelaksana penjualan kondensat bagian negara. Selain itu, ditanyakan pula tentang surat persetujuan cara pembayaran TPPI yang dikeluarkan oleh Sri Mulyani saat masih menjabat Menkeu.

Sebagai Menkeu, Sri Mulyani diduga mengetahui bahwa TPPI mengalami kesulitan keuangan. Tapi Sri sebagai Menkeu tetap menyetujui cara pembayaran tidak langsung TPPI dalam penjualan kondensat jatah negara.

Dalam kasus ini, TPPI melanggar kebijakan Wapres Jusuf Kalla (saat itu). Sesuai kebijakan Wapres, menurut Victor, penunjukan TPPI sebagai pelaksana penjualan kondensat bagian negara diberikan dengan syarat hasil olahan kondensat dijual kepada PT Pertamina. Tapi, faktanya TPPI malah menjual kondensat ke pihak lain, baik perusahaan lokal maupun asing.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here