SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – PT Bank Bukopin Tbk menawarkan obligasi subordinasi berkelanjutan II tahap I 2015 senilai maksimal Rp1 triliun. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Bukopin, Glen Glenardi.

“Obligasi subordinasi berkelanjutan II tahun 2015 tahap I kami tawarkan sebanyak-banyaknya Rp1 triliun dari total obligasi subordinasi berkelanjutan II yang kami ajukan, yakni sebesar maksimal Rp2 triliun,” katanya di Jakarta, Senin (1/6).

Dikatakan Glen, penawaran obligasi tersebut merupakan bagian dari rencana ekspansi bisnis yang disiapkan perseroan. Obligasi ini itu diterbitkan dengan tenor 7 tahun terhitung sejak tanggal emisi dan telah mendapatkan rating idA-(single A minus, stable outlook) dari lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Ia menjelaskan, ndikasi tingkat bunga obligasi sebesar 11,4-12 persen. Sejauh ini, menurut dia PT Danareksa Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi subordinasi dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai wali amanat.

Dana hasil penawaran umum obligasi subordinasi tersebut, bakal digunakan ntuk pengembangan pembiayaan, sekaligus sebagai modal pelengkap sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Dengan struktur permodalan yang lebih kuat, perseroan akan lebih leluasa dalam menjalankan ekspansi bisnis.”

Ia menambahkan, Bank Bukopin akan terus mendorong pertumbuhan bisnis di atas rata-rata, yakni dengan mempertajam fokus bisnis pada segmen-segmen unggulan. “Kami akan memperkuat bisnis pada segmen ritel dengan mnejaga tren pertumbuhan pada segmen komersial,” paparnya.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here