SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan segera memberlakukan sistem ekspor impor barang bebas pajak dan bea keluar. Pemberlakukan aturan baru tersebut sesuai dengan ketentuan ATA Carnet.

“Sistem ATA Carnet mempunyai titik berat kepada penyederhanaan birokrasi ekspor dan impor barang-barang untuk keperluan tertentu, yang memang membutuhkan kecepatan proses birokrasi,” kata Direktur Kepabeanan Internasional Direktorat Jenderal Bea Cukai, Robert Leonard Marbun, Senin (1/6).

Dikatakan Robert, sejauh ini Indonesia dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan pameran internasional. Tidak kalah penting juga, aturan tersebut dilatarbelakangi guna mendorong partisipasi aktif masyarakat Indonesia dalam kegiatan Internasional.

Karena itu, menurut dia Ditjen Bea Cukai siap menerapkan ATA Carnet, dengan melakukan sosialisasi di kantor pelayanan daerah. “Ditjen Bea Cukai juga bakal menerbitkan petunjuk pelaksanaan dalam bentuk Peraturan Direktur Jenderal Bea Cukai,” kata Robert, dalam peluncuran ATA Carnet, di Menara Kadin Jakarta.

Ia menjelaskan, untuk menerapkan sistem tersebut, Ditjen Bea Cukai sudah melakukan studi banding dan penelitian di sejumlah negara yang sudah menerapkan ATA Carnet. Ditjen Bea Cukai juga akan melakukan evaluasi setiap enam bulan atas penerapan sistem tersebut.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here