SHARE
Keranjang Kompos Takarura (ilustrasi)

Jakarta, GEO ENERGI – Pemerintah Kota Bandung mensosialisasikan program Keranjang Kompos Takakura dalam Pameran Indo Water Series 2015 di Jakarta Convention Center, pada 27-29 Mei 2015. Program ini bertujuan memperbaiki sanitasi di kota Bandung.

Beberapa tahun lalu darurat sampah, kini kota dengan julukan Parijs van Java itu sudah mengolah sampah secara higienis, sejak 2005 melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Kota Kitakyusu Jepang. Menggandeng Kitakyusu Internasional Tecno-Cooperative Assiciatio, sampah diolah dari skala rumah tangga untuk dijadikan pupuk kompos.

“Pengomposan yang terjadi adalah pengomposan aeroh, di mana udara merupakan asupan penting dalam proses pertumbuhan mikroorganisme yang menguraikan sampah menjadi kompos. Kerangnya berpori dan terbuat dari plastik serta dilengkapi penutup,” jelas Wati, Staf Dinas Kebersihan Kota Bandung, Jumat (29/5).

Adapun prosesnya, sampah organik dicacah dan ditimbun dengan kompos yang ada di tepian keranjang. Berikutnya ditutup rapat agar proses pembusukannya berlangsung cepat. Dari 1 sampai 2 bulan, hasilnya dapat dipanen dan akhirnya dapat digunakan sebagai pupuk organik.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here