SHARE
Turkish Golf Cup 2015 digelar pada Jumat (29/5), di Rancamaya Golf & Club, Bogor, Jawa Barat.

Bogor, GEO ENERGI – Kejuaraan golf kelas dunia level amatir bertajuk Turkish Golf Cup 2015 kembali digelar oleh maskapai asal Turki, Turkish Airlines pada Jumat (29/5) di Rancamaya Golf & Club, Bogor, Jawa Barat.

Dua kali digelar di Indonesia, Turkish Airlines World Golf Cup 2015 merupakan kompetisi ke 23 dari total 69 pertandingan kualifikasi global. Mengikuti keberhasilan tahun lalu, kali ini babak kualifikasi di Jakarta diikuti 144 pemain yang diundang secara langsung oleh Turkish Airlines.

General Manager Turkish Airlines Indonesia, Mehmet Faruk Gurulkan mengatakan pihaknya sanat bangga dengan penyelenggaraan babak kualifikasi Turkish Airlines World Golf Cup 2015 di Indonesia dan mengucapkan selamat kepada semua partisipan.

“Turnamen ini bertujuan mempererat semua partner Turkish Airlines. Dua orang pemenang kejuaraan ini akan berpartisipasi dalam pertandingan di Antalya, Turki. Kemudian, 10 pememang dari Antalya Turki akan ikut kompetisi golf besar Eropa bersama para pemain golf terkemuka seperti Tiger Wood,” papar Mehmet.

Dua orang pemenang babak kualifikasi bakal dikirim mengikuti Grand Final di Antalya, Turki pada November 2015. Pemenang dari Grand Final akan bermain di 2015 Turkish Airlines Open Pro-Am, sedangkan finalis lainnya akan diberikan fasilitas penginapan selama 7 hari, 2 putaran golf, dan VIP Pass pada Turkish Airlines Open dan European tour dengan nilai total mencapai 7 juta US Dollar pada akhir pekan.

Acara ini juga digelar dalam rangka publikasi penerbangan direct-flight (langsung, tanpa transit) antara Jakarta dan Istanbul, Turki. “Di bulan Mei ini kita mengadakan launching direct flight rute Jakarta-Istanbul dan sebaliknya. Kita adalah maskapai pertama di Eropa yang menyediakan penerbangan langsung Jakarta-Turki.”

Sepajang 2014, Turkish Airlines mengangkut 10 ribu orang Turki ke Indonesia, dan dari Indonesia sebanyak 51 ribu orang. “Turkish punya jaringan luas di Eropa, dengan 40 destinasi wisata di Jerman. Di Indonesia, destinasi utama liburan ke Bali dan bisnis ke Jakarta,” pungkas Mehmet.(FAT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here