SHARE
ILUSTRASI

Semarang, GEO ENERGI – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional IV Jateng-DIY menggelar operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram di sejumlah kawasan.

“Terkait kabar kelangkaan elpiji 3 kg, kami melakukan sejumlah langkah proaktif. Harapannya untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, khususnya pengguna elpiji subsidi tersebut,” kata General Manajer PT Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Kusnendar di Semarang, Kamis (28/5).

Operasi pasar, menurut dia sangat efektif karena bisa diketahui langsung kondisi di lapangan. Selain untuk menambah dan memenuhi pasokan kebutuhan terhadap elpiji ukuran 3 kg, operasi digelar untuk normalisasi harga jual hingga tingkat pengecer.

Dalam operasi pasar kali ini, Pertamina melakukan koordinasi dengan Pemerintah daerah melalui dinas terkait, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas ESDM. Termasuk melakukan kerja sama dengan hiswana migas setempat.

Dikatakan Kusnendar, dalam operasi pasar pihaknya menyampaikan informasi kepada masyarakat, bahwa Harge Eceran Tertinggi (HET) diputuskan sebesar Rp15.500/tabung. Data yang dihimpun, tingkat konsumsi elpiji tabung 3 kg untuk Jawa Tengah-DIY mencapai 112.997.837 tabung.

Untuk Januari 2015, total konsumsi elpiji subsidi di dua wilayah tersebut mencapai 25.474.560 tabung. Sementara, pada Februari 2015, total konsumsi mencapai 22.212.880 tabung, Maret 23.820.120 tabung, dan April 23.555.720 tabung. Adapun untuk Mei, tercatat mencapai 19.978.117 tabung.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here