SHARE
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said

Jakarta, GEO ENERGI – Iran menyatakan berminat membangun 48 Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

Dikatakan Sudirman, kerja sama bilateral itu dibutuhkan Indonesia karena teknologi ketenagalistrikan Iran menurut dia cukup maju. Apalagi, ia menambahkan, Iran sangat berminat berinvestasi di sektor energi Tanah Air.

Sejumlah perusahaan engineering dan konstruksi Iran telah menawarkan kerja sama dengan mekanisme turnkey, atau kontrak terima jadi. “Mereka punya industri pembangkit, mulai boiler, generator, sampai turbin,” kata Sudirman, Rabu (27/5).

Kerja sama Indonesia-Iran untuk pembangunan PLTA akan berbentuk business to business dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau independent power producer (IPP) bersama perusahaan EPC Iran. “Kita perlu mendorong kerja sama B to B antar kedua negara,” ujarnya.

Pantauan Geoenergi, akhir pekan lalu, pemerintah Indonesia bertandang ke Iran untuk mendiskusikan kerja sama bilateral kedua negara. Kerja sama pembangunan PLTA merupakan satu dari beberapa kesepakatan kedua negara.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here