SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa membantah pernyataan mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri yang menyebut Hatta biang keladi kekacauan industri bauksit nasional.

Melalui akun Twitter resminya, Hatta mengatakan, selaku Menko dirinya memang melaksanakan kebijakan melarang ekspor mineral. Namun hal itu merupakan mandat Undang-Undang No 4 Tahun 2009 yang harus dijalankan selambat-lambatnya 12 Januari 2014.

“Sebagai Menko, adalah kewajiban saya untuk memastikan bahwa UU tersebut dapat dijalankan. Adapun peraturan teknisnya menjadi wewenang Kementerian ESDM,” tulis Hatta di Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Hatta melanjutkan, terbentuknya UU tersebut untuk mengakhiri era Indonesia hanya menjual bahan mentah ke luar negeri. “Ketika itu, kita banyak mendapat tekanan dari pihak asing agar kita tidak memberlakukan UU tersebut. Namun, kita tetap konsisten menjalankan UU,” pungkasnya. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here