SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Perusahaan minyak bumi asal Belanda, Shell meneken Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract) dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas).

“Kami senang dapat kembali dan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk melakukan eksplorasi di daerah lepas pantai Indonesia Timur,” kata Wakil Presiden Eksplorasi untuk Asia dan Australia, Royal Dutch Shell, Graeme Smith, Jumat (22/5/2015).

Dikatakan Smith, peristiwa ini menandai kembalinya Shell sebagai operator di sektor hulu, di Indonesia sejak 2011 melalui proyek Floating LNG Abadi yang dioperasikan oleh Inpex. “Blok Moa Selatan menawarkan kesempatan eksplorasi yang menarik untuk menerapkan kemampuan teknis terkini yang dimiliki Shell di laut dalam.”

Kesepakatan dengan perusahaan internasional tersebut untuk blok laut dalam di kawasan Indonesia Timur, yakni di Pulau Moa Selatan, Provinsi Maluku. Sebagaimana diketahui, Blok Moa Selatan berlokasi di kedalaman perairan antara 1.500-2.700 meter.

Berdasarkan kesepakatan, Shell segera melakukan penilaian atas potensi Blok Moa Selatan. Kawasan di mana mencakup area seluas 8.200 kilometer persegi, dan terletak sekitar 300 kilometer dari lepas pantai Maluku.

“Shell akan menggunakan teknologi terdepan dalam eksplorasi laut dalam, termasuk alat-alat canggih untuk memperoleh, mengolah, dan menafsirkan data geofisika seismik dan lainnya,” pungkas Smith.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here