SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Menteri Dalam Negeri mendukung kerjasama antar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) dalam Proyek Pelatihan Calon Tenaaga Kerja Wanita (TKW) untuk mempersiapkan TKW berkompeten yang mulai dijalankan sejak nota kesepakatan ditandatangain (21/5) hingga tahun 2020 nanti.PRogram tersebut diadakan di enam provinsi.

“Ini merupakan kesempatan yang baik untuk dimanfaatkan, khusunya para gubernur yang daerahnya akan diadakan pelatihan tersebutsebagai kantong-kantong TKW untuk bersama-sama mempersiapkan TKW yang berkompeten dan berdaya saing. Sehingga masa depang para tenaga kerja, khususnya perempuan bisa meningkatkan kondisi ekonominya tanpa mengorbankan harkat dan martabatnya,” ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di sela-sela penandatanganan MoU di Kantor Kementerian Dalam Negeri (21/5).

Tahir Foundation adalah oraganisasi non profit yang didanai swasta dan didirikan oleh Dato Sri Prof. Dr. Tahir. Organisasi ini aktif memberi santunan kepada masyarakat agar memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Untuk menghindari pelecehan dan kekerasan yang selama ini menjadi isu mengenai TKW, Tahir Foundation berencana mendanai pelatihan bagi calon TKW agar memiliki beberapa kemampuan. di antaranya adalah bahasa Inggris dan Mandarin, bisnis, hospitality, keperawatan dan pengembangan karakter.

Para peserta pelatihan ini disiapkan tidak hanya berakhir menjadi TKW, tetapi mampu juga membuat usaha sendiri saat sudah tidak menjadi TKW nantinya.

Proyek ini melibatkan beberapa pihak seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan dan BNP2TKI serta para gubernur provinsi yang akan dijadikan tempat pelatihan, yaitu Gubernur Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT dan Maluku. Juga duta besar Indonesia di negara-negara tujuan penyauran TKW seperti Hongkong, Singapura, Malaysia, Taiwan dan Dubai. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here