SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Berdasarkan Syrian Observatory (21/5) tentang hak asasi manusia, ISIS kini telah mengontrol Siria dan kebanyaan dari lapangan minyak dan gasnya.

Hanya dua lapangan migas di Siria, Shaer dan Rumeilan, yang tidak dikuasai ISIS.

Kejatuhan dari kota Iraqi kota dari Ramadi dan Siria kuno, menjadi keuntungan bagi ISIS untuk mengmpulkan strategi. Kejatuhan Ramadi di hari Minggu lalu setelah beberapa minggu berperang kini mengantarkan ISIS menguasai hampir semua rute strategis yang menghubungkan Iraq dan Siria, sama halnya dengan senjata yang dibuang oleh tentara Iraq.

Tiga hari berikutnya, Rabu, ISIS mengalahkan pasukan pemerintahan Siria dan menguasai Palmyra. Palmyra adalah salah satu kota tua, sekitar 2000 per tahunnya yang salah satunya merupakan pusat kebudayaan dan peninggalan dunia kuno. (GDH/OP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here