SHARE
ILUSTRASI

Bengkulu, GEO ENERGI – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bengkulu mengimbau masyarakat untuk menolak calon gubernur yang terlibat dalam perusakan lingkungan. Rekam jejak calon kepala daerah provinsi dan kabupaten harus pro-lingkungan hidup.

Direktur Walhi Bengkulu, Beni Ardiansyah mengatakan imbauan itu sangat penting, karena pengelolaan lingkungan ditentukan oleh kebijakan politik. “Pengelolaan lingkungan hidup yang berkeadilan ekologis dan prorakyat ditentukan oleh kebijakan politik kepala daerah,” katanya, Kamis (21/5/2015).

Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, pada akhir 2015, menurut dia ada indikasi sejumlah calon kepala daerah yang maju pilkada sudah memperoleh dukungan dari perusahaan-perusahaan yang ditengarai perusak lingkungan.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap sumber dana kampanye mereka. “Masyarakat harus waspada, ada indikasi dana-dana politik disumbang dari hasil akvitas merusak lingkungan,” paparnya.

Informasi yang dihimpun Geoenergi, Pilkada serentak di Provinsi Bengkulu bakal memilih kepala daerah tingkat provinsi dan delapan kepala daerah kabupaten. Di antaranya Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejanglebong, Kepahiang, Bengkulu Selatan dan Kaur.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here