SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Pemerintah British Columbia (B.C.) mengumumkan rencana meneken persetujuan proyek pengembangan dengan joint venture LNG milik Pacific Northwet yang dipimpin Petronas, pada Rabu (20/5/2015).

Kedua pihak telah sepakat menetapkan sejumlah pejabat untuk mempersiapkan kondisi referensi, dalam memimpin kesepakatan. Proyek pengembangan ini, nantinya bakal diajukan pada akhir 2015 kepada Badan Legislasi B.C.

Perdana Menteri B.C., Christy Clark telah mengumumkannya pada kenferensi pers di Vancouver, Rabu (20/5). Adapun rinciannya akan diberitahukan pada akhir 2015. Persetujuan program pengembangan ini menguraikan masalah luar negeri ihwal pajak dan peraturan mengenai LNG di B.C.

Sebelumnya, Petronas dan partnernya di Asia telah mempertimbangkan dan memutuskan untuk membangun tunnel bawah tanah dari Lelu Island menuju Ridley Island, kemudian menempatkan pipa LNG sepanjang Ridley Island menuju terminal laut di Chatham Sound.

Selain itu, BG Group PLC, badan yang memegang hak-hak pengembangan LNG di sebagian besar wilayah Ridley Island, berencana melakukan merger dengan Royal Dutch Shell PLC.

Beberapa analis industri mengatakan, kombinasi Shell-BG akan memfokuskan perhatian pada joint venture LNG Kanada milik Shell di Kitimat, dan hal itu akan dimanfatkan untuk beberapa tahun ke depan.

Perusahaan Pacific Northwest LNG, yang akan meluncurkan komoditas ekspor pada awal 2019, percaya bahwa waktu sangat esensial karena persaingan global yang keras akan memperbanyak suplai LNG dan menyingkirkan 19 proposal LNG B.C.(GDH/OP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here