SHARE
ILUSTRASI

Solo, GEO ENERGI – Indonesia menargetkan ekspor kayu olahan dari potongan kayu berbentuk papan (barecore) senilai 500 juta dolar Amerika Serikat selama 2015. Dua negara yang menjadi pasar utama bahan furniture itu adalah Tiongkok dan Taiwan.

“Nilai ekspor tersebut meningkat dibanding 2014, yang mencapai 450 juta dolar AS. Tahun ini ditargetkan bisa naik menjadi 500 juta dolar AS,” kata Ketua Umum Indonesia Barecore Association (IBcA), Hari Mulyono dalam keterangan tertulis yang diterima Geoenergi, Kamis (21/5/2015).

Sebagaimana diketahui, Barecore merupakan kayu olahan yang dibuat dari kumpulan potongan kayu, melalui proses pengeleman dan pengepresan. Sejauh ini, pasar Barecore masih terbuka lebar, dan Indonesia menguasai pasar di negara tujuan ekspor.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IBcA, Soemardji Sardono mengatakan kini perusahaan pembuatan barecore hanya terpusat di Pulau Jawa, yang jumlahnya mencapai 150 perusahaan. Perusahaan sebanyak itu menyerap tenaga kerja sebanyak 30.000 orang.

“Kalau kami hitung secara keseluruhan, baik yang menyediakan bahan baku, pekerja langsung, petani bisa mencapai 100.000 orang, ” paparnya.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here