SHARE
Menteri ESDM, Sudirman Said

Jakarta, GEO ENERGI – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyerahkan perizinan usaha minyak dan gas bumi kepada Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, pada Rabu (20/5/2015).

Dalam serah terima tersebut, Menteri ESDM memberikan 42 dokumen perizinan migas guna memotong mata rantai izin tersebut. “Selama ini perizinan usaha sektor minyak dan gas bumi, khususnya untuk kegiatan eksplorasi sangat lama. Bahkan berbelit-belit,” kata Sudirman Said.

Efisiensi tahapan izin usaha migas menjadi satu pintu, jika pada awal 2014 izin usaha migas yang masuk mencapai 104 perizinan, maka pada akhir 2014 dipangkas menjadi 52 perizinan. Dikatakan Sudirman, upaya tersebut menjadi terobosan pemerintah guna menata industri migas nasional.

“Untuk itu, pemerintah perlu didukung oleh komitmen bersama dari semua pihak. Bahkan, perlu memperhitungkan aspek jangka waktu, pengembangan infrastruktur, dan menjaga mata rantai pasokan migas di Tanah Air,” kata Sudirman.

Ia mengaku optimistis, bahwa semangat eksplorasi di Indonesia demi kemandirian energi bisa tercapai. “Langkah yang bisa dilakukan meningkatkan efisiensi di sisi hulu serta dorongan penggunaan kandungan lokal, sehingga bisa menekan harga.”

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Maritim Indroyono Susilo menyatakan, bahwa berbagai upaya tersebut memang sudah seharusnya dilakukan. Hal itu demi meningkatkan tata kelola industri migas nasional.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here