SHARE
Foto: Geo Energi/Affan

Jakarta, GEO ENERGI – Sejak perjalanan masa Kepresidenan Joko Widodo mulai dari dilantik hingga saat ini, tidak sedikit kritikan keras yang dilakukan oleh beberapa pemerhati kebijakan pemerintah, yang nyatanya menjadi perhatian masyarakat luas. Seperti yang telah disampaikan oleh Haris Rusly dari Petisi 28 dalam konfernsi pers siang ini di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan. “Jokowi tidak mau menyelesaikan permasalahan negara dari akar masalahnya. Sama seperti era SBY,” jelas Haris Rusly, Selasa (19/5).

Tidak sampai di situ, Haris juga menegaskan bahwa hingga detik ini Jokowi hanya mengurus infrastruktur. Sehingga lupa pada tugas pentingnya sebagai kepala negara. Dikatakan lebih lanjut, Haris Rusly sebut PDIP ternyata tidak dapat dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo. “Partai yang menjadi kendaraannya (Jokowi), PDIP, sampai saat ini tidak dapat dikendalikan Jokowi,” ujarnya.

Haris Rusly juga mengatakan tentang kesalahan Jokowi terkait masalah per undang-undangan. “MoU antara Kementerian ESDM dengan Freeport dan Newmont justru mengalahkan UU Minerba yang telah disahkan oleh DPR. Baru kali ini, Mou dijadikan dasar kebijakan pemerintah. Belum lagi rencana membangun pembangkit listrik 35.000 mw. Menjadikan pemerintah sebagai alat untuk tujuannya yaitu mengeruk proyek kekayaan,” tutupnya. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here