SHARE
Foto: Affan/Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI – Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said dan Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas), Faisal Basri pada Minggu (15/05/2015), tentang gagalnya pembubaran anak usaha PT Pertamina (Persero), yakni Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) di tahun 2014, karena banyak usulan perbaikan yang ‘mati’ di tingkat pemangku kepentingan.

Pernyataan tersebut dinilai Mantan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), merupakan pernyataan yang tidak benar.

Dikutip dari akun twitter @SBYyudhoyono pada Senin (18/5/2015) malam, SBY mengatakan jika dirinya sedang difitnah. Bahkan SBY menilai Sudirman Said sedang mencari popularitas dengan menyalahkan pemerintahan sebelumnya.

Berikut kutipan tweet yang ditulis SBY :

@SBYyudhoyono : Saya amat terkejut dgn pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yg menyerang & mendiskreditkan saya, ketika menjadi Presiden dulu. *SBY*

@SBYyudhoyono : Saya harap Pak Menteri ESDM melakukan klarifikasi apa yg dimaksud, karena justru saya ingin penyimpangan apapun diberantas. *SBY*

@SBYyudhoyono : Saya bahkan membentuk Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, yg hakikatnya memberantas kejahatan & penyimpangan apapun. *SBY*

@SBYyudhoyono : Tidak ada yg mengusulkan ke saya agar Petral dibubarkan. Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada pasti sudah saya tanggapi secara serius. *SBY*

@SBYyudhoyono : Saya tertib dlm manajemen pemerintahan. Isu serius seperti mafia migas, pasti saya respons. Tidak mungkin berhenti di meja saya. *SBY*

@SBYyudhoyono : Hari ini saya berbicara dgn mantan Wapres Boediono & 5 mantan Menteri terkait, apakah memang pernah ada usulan pembubaran Petral. *SBY*

@SBYyudhoyono : Semua menjawab tidak pernah ada. Termasuk tidak pernah ada 3 surat yg katanya dilayangkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan waktu itu. *SBY*

@SBYyudhoyono : Berita ini saya pandang sudah tmsk fitnah & pencemaran nama baik. Saya masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yg menyebarkan. *SBY*

@SBYyudhoyono : Mungkin tidak mudah menghadapi yg tengah berkuasa sekarang ini. Tetapi, kebenaran adalah “power” yg masih saya miliki. *SBY*

@SBYyudhoyono : Selama jadi Presiden, saya tidak pernah mengintervensi BUMN manapun. Termasuk urusan tender & bisnisnya. Yg penting jangan korupsi. *SBY*

@SBYyudhoyono : Saya juga berpesan agar semua BUMN berkembang baik, bayar pajak & deviden, tidak ada korupsi & jangan pula jadi sapi perah. *SBY*

@SBYyudhoyono : Sebenarnya saya mendukung upaya pemerintahan Presiden Jokowi utk lakukan penertiban, krn setiap Presiden hakikatnya juga begitu. *SBY*

@SBYyudhoyono : Tetapi, kenapa harus terus menyalahkan pemimpin & pemerintahan sebelumnya. Popularitas bisa dibangun tanpa menjelekkan pihak lain. *SBY*

Diakhir tweetnya, SBY mengaku tidak menerima pernyataan Sudirman Said dan pihak-pihak yang sengaja menjatuhkan nama baiknya. Oleh larena itu, SBY meminta masyarakat untuk mendoakannya agar tetap sabar menerima fitnah itu.

@SBYyudhoyono : Tuduhan & fitnah yg disampaikan Menteri ESDM & pihak-pihak tertentu sulit saya terima. Rakyat Indonesia, doakan saya kuat menghadapi. *SBY*

(REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here