SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI – Izin pengelolaan Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas (migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) segera dilimpahkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kendati menerima pelimpahan tersebut, BKPM memberikan catatan asalkan ESDM mentaati Standar Operasional Prosedur (SOP) BKPM. Hal itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM, Farah Ratnadewi Indriani.

“Kalau jadi dilimpahkan, harus mengikuti SOP kami. Izinnya harus sudah dilimpahkan ke BKPM, harus siap izin prinsip keluar dalam waktu tiga hari, harus siap izin usaha keluar dalam waktu tujuh hari. Ini masalah teknis, tidak mudah memang untuk melimpahkan izin ke BKPM,” katanya, di Jakarta, Selasa (19/5).

Adapun ihwal perizinan investasi migas, Farah menyatakan instansinya sudah bertemu dengan Ditjen Migas ESDM. “Dalam pertemuan kemarin, kami sampaikan bahwa Ditjen Migas harus sudah benar-benar siap untuk melimpahkan segala izinnya.”

Pantauan GEO ENERGI, Ditjen Migas Kementerian ESDM berencana melimpahkan izin pengelolaan wilayah kerja migas ke BKPM (WK Migas) mulai Mei 2015. Langkah ini guna mengurangi kontak langsung antara pemberi izin dan investor.(ABA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here