SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Dalam mempertahankan pendapatan negara di saat perekonomian dunia yang saat ini sedang melemah, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan beberapa upaya. Di antaranya adalah pendekatan dalam hal ekspor ke negara-negara yang belum digarap dan mengendalikan impor.

“Kami harus mampu mempertahankan neraca perdagangan agar terus meningkat. walaupun saat ini malah beberapa barang yang mengalami penurunan nilai impor,”kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel saat konferensi pers di Jakarta (18/5).

Kemendag berencana untuk melakukan pendekatan dengan negara-negara yang belum digarap oleh Indonesia, seperti Afrikas Selatan.

“Kami sudah melakukan dialog dengan Kementerian Perdagangan Afrka Selatan untuk meningkatkan ekspor ke sana,”jelas Gobel.

Selain Afrika Selatan, ada beberapa negara yang nantinya ekspornya akan ditingkatkan, antara lain negara-negara di Timur Tengah, Eropa Timur dan Eropa Tengah. Kini, Iran pun ingin meningkatkan kembali perdagangan dengan Indonesia.

“Awalnya nilai ekspor kita ke Inran sangat tinggi, namun kini malah turung hingga US$400 juta. Di konferensi tingkat tinggi kemarin Iran meminta agar perdangan antar Iran dan Indonesia dapat meningkat kembali,” ujar Gobel.

Selain menambah lahan ekspor, Kemendag pun berusaha memperketat impor dari negara lain. Tujuannya adalah pemerintah berusaha melindungi UKM dan industri besar dalam negeri.

“Bukan melarang impor, tap memperketat dan mengendalikan tata niaga impor. Tujuannya tidak lain adalah membantu UKM dan industri dalam negeri tetap eksis di pasar dalam negeri,”tutup Gobel.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here