SHARE
Foto: Geo Energi/Ardi

Jakarta, GEO ENERGI – Di saat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan terhadap kegiatan perdagangan satwa langka di Indonesia. Justru dari hal tersebut meggugah hati Sinta Nuriyah Wahid untuk turut serta mendukung Pemerintah guna menjaga dan melindungi beberapa hewan langka Indonesia, yang salah satunya adalah Kakatua Jambul Kuning dengan cara melakukan penyerahan hewan tersebut agar dilepas ke habitat aslinya.

“Kami akan kembalikan ke habitat dan mempersiapkan dengan sebaiknya,” ujar Sinta Nuriyah Wahid saat konferensi pers di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Senin (18/5).

Seperti yang beliau ungkapkan, burung yang memiliki nama, Jacobs, merupakan kenangan dari mendiang suaminya tercinta, KH. Abdurrahman Wahid. “Burung itu namanya Jacobs. Ini merupakan burung kesayangan saya. Burung itu bisa bernyanyi Indonesia Raya. Kalau Bapak keluar, Jacobs sering bernyanyi,” kata Sinta.

Selain menyerahkan Burung Kakatua Jambul Kuning itu, beliau juga mengatakan bahwa penyelundupan secara ilegal terhadap hewan langka harus dihentikan demi menjaga keseimbangan lingkungan. “Saya rasa, ini bukan hanya kakatua saja. Masih ada gajah, penyu, orang utan. Penyelundupan yang secara ilegal ke luar negeri, akan merusak negara dan bumi. Ini harus dihentikan,” tutupnya. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here