SHARE
Direktur Utama Pertamina, Dwi Sucipto

Jakarta, GEO ENERGI – PT. Pertamina mengadakan kerjasama dengan PT. Adaro Energy, Tbk dalam upaya memasok cadangan bahan bakar untuk Indonesia bagian timur.

Hubungan mutualisme berupa hak bagi Pertamina menggunakan sarana infrastruktur milik Adaro, yaitu storage dan dermaga. Diketahui besar kapasitas storage yang dimiliki Adaro mencpai 72 ribu kilo liter. Sehingga Pertamina dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar yang awalnya hanya 18 hari, meningkat menjadi 30 hari.

Sebagai gantinya, Adaro mendapatkan bahan bakar dari Pertamina sebesar 550 ribu kiloliter dari total kebutuhan Adaro 800 ribu kiloliter.

“Kontrak kerjasama ini akan berlangsung untuk 10 tahun. Dimana nilainya mencapai Rp7 trliun per tahunnya,”jelas Direktur Pertamina Dwi Soetjipto, di Gedung Kementerian Energi dn Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta (13/5).

Menurut Dwi kerjasama ini dapat menggantikan rencana Pertamina mengembangkan floating terminal di daerah timur. Hal ini bisa mengurangi pengeluaran Pertamina untuk membangun terminal, yang tentunya mengeluarkan biaya yang sangat besar.Dermaga milik Adaro tersebut dapat dijadikan hub oleh Pertamina.

“Sejak ditandatangani kontrak kesepakatan kerjasama ini, kami akan memulai memasok bahan bakar di storage selama dua bulan,” kata Dwi.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here