SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Kabupaten Sidoardjo, Jawa Timur turut mempromosikan potensi daerahnya pada event Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2015 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) pada 13-15 Mei 2015.

AITIS adalah event yang mempertemukan pemerintah daerah dan para pelaku usaha lokal dengan para trader dan investor dalam negeri maupun internasional. Event ini diikuti oleh 305 stand pemerintahan kabupaten, salah satunya adalah Sidoardjo.

Stand Sidoardjo mempertunjukkan beberapa hasil dari produk alam yang tersedia di daerah tersebut. Salah satu badan usaha milik swasta yang beroperasi di sana adalah PT. Lapindo Brantas yang telah memproduksi CNG di blok Sidoardjo.

“Untuk gas kami sudah memulai eksplorasi pada 1990 dan mulai produksi pada tahun 2000. Kami menjual produk CNG kami kepada PGN dan BUMD,”jelas Driliing Engineer Lapindo Brantas Langga Agestya yang tengah menjaga stand (13/5).

Lokasi lapangan kerja Lapindo Brantas yang berdekatan dengan kawasan industri lainnya membuka peluang mereka untuk mendapat lebih banyak pelanggan. Produksi CNG mereka kemudian didistribusikan dari gas plant melalui pipa-pipa gas yang telah terhubung ke kawasan industri tersebut.

Produksi lainnya dari Sidoardjo adalah kerajinan yang dibuat oleh komunitas pemuda, bernama Lumpur Sidoardjo (LUSI) yang memproduksi berbagai macam produk tembikar dan batubata yang bahan dasarnya merupakan lumpur Lapindo di Sidoardjo. Ternyata, lumpur Lapindo yang mengandung air dan garam yang lumayan tinggi tersebut bermanfaat.

“Karena mengandung kadar garam yang tinggi, daerah lumpur Lapindo kini dibudidayakan menjadi hutan pohon bakau, selain itu dapat digunakan juga sebagai tempat pembiakkan kepiting. Lumpur yang dianggap musibah ternyata dapat diolah asal kreatif,” tutup Langga. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here