SHARE
Foto: erteerwe

Jakarta, GEO ENERGI – Untuk memenuhi kebutuhan listrik dikawasan Indonesia timur, Menteri Badan usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero untuk bekerja sama dengan General Electric (GE).

Rini mengatakan, dirinya telah bertemu dengan management GE, dan perusahaan tersebut telah menawarkan bantuan untuk mengatasi krisis listrik di Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil.

” Saya sudah mendengarkannya mengenai GE punya turbin gas yang dapat dikirim dengan cepat dan dipasang dengan singkat dan gasnya bisa mobile,” jelas Rini usai memberikan keterangan kepada wartawan di kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Mantan Menteri Perdagangan dan Perindustrian era kabinet gotong royong ini, telah meminta perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu untuk membuat penawaran kepada pemerintah Indonesia. Pasalnya, pemerintah masih membutuhkan bantuan untuk menangani kekurangan pasokan listrik, terutama yang ramah lingkungan.

Untuk diketahui, Turbin gas adalah suatu penggerak mula yang memanfaatkan gas sebagai fluida kerja. Didalam turbin gas energi kinetik dikonversikan menjadi energi mekanik berupa putaran yang menggerakkan roda turbin sehingga menghasilkan daya. Bagian turbin yang berputar disebut rotor atau roda turbin dan bagian turbin yang diam disebut stator atau rumah turbin. Rotor memutar poros daya yang menggerakkan beban (generator listrik, pompa, kompresor atau yang lainnya).

Secara umum proses yang terjadi pada suatu sistem turbine gas, berikut prosesnya :

1. Pemampatan (compression) udara di hisap dan dimampatkan.

2. Pembakaran (combustion) bahan bakar dicampurkan ke dalam ruang bakar dengan udara kemudian di bakar.

3. Pemuaian (expansion) gas hasil pembakaran memuai dan mengalir ke luar melalui nozel (nozzle).

4. Pembuangan gas (exhaust) gas hasil pembakaran dikeluarkan lewat saluran pembuangan. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here