SHARE
Foto: GeoEnergi/Albert

Jakarta, GEO ENERGI – Mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana disebut-sebut senang mengikuti taruhan tinju. Dalam mengikuti kesenangannya itu, politisi Partai Demokrat kerap taruhan dengan uang dollar.

“Biasa kita taruhan dolar, untuk tinju,” kata saksi Direktur Marketing PT Teras Teknik Perdana Ganie H Notowijoyo yang dihadirkan sebagai saksi di persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/5).

Ganie mengaku Sutan pernah meminjam uang kepadanya. “Pernah, kadang Rp 5 juta, Rp 10 juta,” kata dia menjawab pertanyaan pengacara Sutan, Eggi Sudjana.

Namun, sambung Ganie Sutan tak pernah meminjam uang hingga jumlah miliran. “Kadang 100 dolar AS, itu kalau ada tinju, jadi buat taruhan,” jawab Ganie.

Mendengar jawaban itu, Eggi mengatakan bahwa apa yang dilakukan saksi dengan kliennya bukan penjam meminjam uang. “Itu bukan pinjam-meminjam, tapi taruhan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK mendakwa Sutan menerima hadiah berupa mobil Toyota Alphard dengan tipe tertinggi dari Dikretur PT Dara Trasindo Eltra Yan Achmad Suep yang bergerak di bidang keagenan atau service untuk fasilitas produksi atau pemboran minyak dan gas bumi. Yan juga ikut dihadirkan ke persidangan sebagai saksi.

Sementara Ganie adalah teman lama Sutan yang sudah dikenalnya sejak 25 tahun lalu dan juga bersama-sama dengan Direktur Yan dan supir Sutan bernama Casmadi mendatangi showroom PT Duta Motor tempat membeli mobil Toyota Alphard.

Ganie juga mengatakan dirinya sempat bertemu Sutan di Rutan Salemba. Pada pertemuan itu, Sutan meminta Yan menulis surat pernyataan untuk memberikan kesaksian apa adanya melalui Ganie. Kesaksian itu adalah Sutan sudah memberikan kompensasi pembatalan tukar mobil sebesar USD 90 ribu.

Mendengar pernyataan Ganie, Ketua Majelis Hakim Artha Theresia bertanya dengan nada sedikit meninggi kepada Yan. “Kenapa baru nunggu disuruh buat pernyataan? Tiga tahun itu jaraknya. Kenapa pernyataan itu tidak disampaikan ke penyidik? Kalau sudah ada pernyataan itu selesai tidak ada dakwaan itu,” kata hakim Artha.

“Karena tidak terlintas, Yang Mulia,” kata Yan dengan terbata-bata.

Menanggapi kesaksian Yan dan Ganie, Sutan menyebut Yan tidak perlu takut mengungkapkan kebenaran di persidangan hanya karena dirinya menjabat pejabat negara. “Jangan khawatir, biasa saja. Relax, poinnya adalah tukar-menukar,” kata Sutan. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here