SHARE
Foto: Geo Energi/Albert

Jakarta, GEO ENERGI – Bencna longsor yang terjadi di Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, menyisakan beberapa hal yang di antaranya adalah merebaknya isu yang mengatakan bahwa Star Energy lepas tangan dari permasalahan tersebut.

Namun menurut Kepala Desa Margamukti, Agus Suherman yang terjadi justru sebaliknya. “Dari Star Energy, mereka banyak membantu. Dari pengurusan logistik, kesehatan, bahkan memberikan santunan kepada korban,” jelas Agus Suherman di Balai Desa yang menjadi tempat pengungsian para warga, Sabtu (9/7).

Ucapan Kepala Desa pun dibenarkan oleh warga yang berada di posko penampungan. “Alhamdulillah, Star Energy itu bertanggung jawab. Sebelum longsor, mereka (Star Energy) juga banyak ngebantu warga di setiap RW. Bantuan seperti uang bangunan,” ucap Lisda Widaningsih (33).

Hal tersebut justru menepis segala spekulasi yang tersebar di luar, bahwa dari pihak perusahaan yang bergerak sebagai energi pembangkit listrik cenderung tidak bertanggung jawab. Bahkan ironisnya, banyak juga yang mengatakan jika longsor tersebut merupakan dampak dari ledakan pipa uap panas bumi milik Star Energy.

“Longsor dulu, atuh. Kejadiannya pas saya lagi mandi. Ibu tahunya ada suara gemuruh, kemudian meledak dan ada guncangan. Harapan kami sekarang, pengen punya rumah yang layak. Kemarin juga, Star Energy sudah bicara. Baru rencana juga sih ya,” tutup Lisda. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here