SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Kementerian Energi dan Sumber Daya Energi memastikan bahwa meledaknya pipa Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Wayang Windu di Desa Marga Mukti, Pangalengan 5 Mei 2015 murni karena bencana alam tanah longsor yang akhirnya menimpa pipa.

“Pipa uapnya tertimpa tanah dari longsoran sejauh 1 km, sehingga rusak. Praktis pembangkit listrik I dan II berhenti mengalirkan listrik,” jelas Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Rida Mulyana selepas pelantikan pejabat Kementerian ESDM di Jakarta (7/5).

PLTP Unit I berkapasitas 110 MW dan unit II berkapasitas 117 MW. Listrik ini memasok sistem kelistrikan Jawa-Bali. Sehingga total 227 MW listrik PLN berhenti dialirkan ke Jawa-Bali. Saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah menghitung kerugian dari kerusakan pipa tersebut.

“PLN juga berkoordinasi dengan Badan Bencana Daerah agar gangguan listrik cepat selesai,” kata Rida.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here