SHARE
Istimewa

Jakarta- GEO ENERGI – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah menetapkan satu orang tersangka kasus dugaan pidana korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat oleh PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
Satu tersangka itu berinisial DH yang ditengarai seorang pejabat di SKK Migas.

“Kita sudah menetapkan satu orang tersangka berinisial DH, sprint penyidikan dan SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) sudah ditandatangani,” kata Direktur Dittipideksus Brigjen Viktor Simanjuntak usai penggeledahan di SKK Migas, Rabu (6/5).

Meski pihak Bareskrim Polri sejauh ini belum mengungkapkan identitas lengkap tersangka DH, namun sumber di Geo Energi menyebutkan nama bahwa nama itu diduga adalah Djoko Harsono mantan deputy financial ekonomi dan pemasaran BPH Migas.

Selain DH, Victor mengungkapkan telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat kasus tindak pidana korupsi dalam penjualan kondensat negara kepada TPPI pada 2009-2010 yang merugikan negara Rp 2 triliun.

Selain dari pihak SKK Migas sebelumnya BP Migas, tak menutup kemungkinan Bareskrim juga akan menetapkan tersangka dari PT TPPI dan swasta. “Tentu lebih satu orang. Dari PT TPPI tentu ada,” kata Victor.

Ia menambahkan, guna membongkar kasus ini pihak penyidik Bareskrim telah memeriksa lima orang saksi dan terus mengembangkan kasus ini.

Dalam kasus ini, Bareskrim mengaku telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan pimpinan KPK menyatakan akan menyerahkan sejumlah dokumen penting dari hasil penyelidikan yang dilakukan KPK sebelumnya. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here