SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Dalam upaya mencapai ketahanan energi di Indonesia, Anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Fahmi Radhy mengatakan bahwa pembangunan kilang BBM tidak boleh lagi tertunda.

“Proyek kilang tidak bisa ditawar lagi. Bisa dibangun Pertamina sendiri, bersama mitra, atau dibangun dengan dana APBN. Karena ini demi ketahanan energi,” ujar Fahmi di Jakarta, Selasa (05/05).

Fahmi menjelaskan, proyek kilang juga akan menghilangkan mafia impor BBM. Oleh karena itu, Fahmi meminta Menteri Keuangan memberikan insentif yang diminta investor sehingga pembangunan kilang dapat terealisasi.

“Saya kira insentif yang diminta investor seperti ‘tax holiday’ atau ‘off taker’ merupakan hal yang wajar, sehingga sebaiknya diberikan saja,” katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratdmaja mengatakan, pemerintah berencana membangun empat kilang baru yang masing-masing berkapasitas 300.000 atau total 1,2juta barel per hari dalam 10 tahun ke depan untuk mencapai target swasembada BBM pada 2025. Proyek kilang itu rencananya akan dibangun secara khusus seperti program pembangunan pembangkit listrik 35.000 Mw diantaranya proses pengadaan melalui penunjukan langsung. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here