SHARE
Foto: Gep Energi/Affan

Jakarta, GEO ENERGI – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi April 2015 sebesar 0,36 persen. Inflasi ini merupakan angka tertinggi pertama selama 5 tahun terakhir.

Kepala BPS Suryamin mengungkapkan, penyebab utama inflasi di April adalah harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif angkutan yang tidak stabil, sehingga BBM menyumbang angka 0,22 persen dengan perubahan harga mencapai 5,68 persen dan bobot hampir 4 persen.

” Selama 5 tahun terakhir pencapaian 0,36 persen adalah inflasi tertinggi pertama di bulan April 2015. Ini kita menyesuaikan dengan harga minyak mentah dunia, sehingga harga Premium per 28 Maret 2015 masih berimbas pada inflasi dengan kenaikan Rp 500 per liternya ” kata Suryamin saat memberi keterangan pada media di kantornya, Jakarta, Senin (4/5/2015).

Selain itu, kata Suryamin, ada beberapa penyebab besarnya inflasi di April 2015. Yakni Bawang merah sebesar 0,06 persen dimana perubahan kenaikan harga 11,58 persen karena kurang pasokan. Kenaikan terjadi di 79 kota IHK dan tertinggi di Melabouh sebesar 41 persen, dan Lhokseumawe 40 persen.

Kemudian, tarif angkutan dalam kota, turut menyumbang inflasi sebesar 0,04 persen dengan bobot 2,81 persen. Hal ini dikarenakan ada penyesuaian tarif kenaikan BBM dan terjadi kenaikan di 18 kota IHK.

” Di tual yang paling tinggi sebesar 33 persen dan Serang 32 persen,” ucapnya.

Selanjutnya, jelas Suryamin, yakni bahan bakar rumah tangga yakni elpiji 12 Kilogram (Kg) yang menyumbang inflasi sebesar 0,03 persen, bobot 1,83 persen dan kenaikannya 1,88 persen.

Kemudian, tarif kereta api yang menyumbang inflasi sebesar 0,03 persen, bobot 0,18 dan kenaikannya mencapai 20,94 persen.

” Kenaikan harga terjadi di 21 kota IHK dengan tertinggi di Tegal 55 persen,” jelasnya.

Selain itu, gula pasir menyumbang 0,02 persen dengan bobot 0,45 persen serta naiknya tarif angkutan udara. ” Dengan andil 0,02 persen. Hal itu dikarena terjadi peningkatan permintaan di 32 kota IHK. Tertinggi di Tanjung Pandan 23 persen dan Maumere 17 persen,” tutupnya. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here