SHARE
Foto: Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI – Tepat pada 1 Mei besok, masa jabatan Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM), R. Sukhyar segera habis. Kementerian ESDM berencana untuk menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk posisi tersebut.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Sekjen Kementerian ESDM, Teguh Pamudji, di Jakarta, Kamis (30/5).”Pensiunnya tanggal 1 Mei 2015,” ujar Teguh.

Teguh menambahkan, bahwa hingga saat ini, lima nama pejabat eselon I di Kementerian ESDM belum juga dipilih oleh Presiden Joko Widodo. Jika hingga Jumat (1/5), Jokowi belum memilih nama pejabat eselon, pihak Kementerian ESDM akan menunjuk pelaksana tugas. “Kalau sampai tanggal tersebut belum ada keputusan dari Presiden, Menteri ESDM–Sudirman Said-akan menunjuk pejabat eselon I untuk menjadi pelaksana tugas dirjen minerba,” lanjut Teguh.

Menurut Teguh, seorang pejabat yang sudah memasuki masa pensiun tidak bisa diperpanjang masa jabatannya. Untuk itu, ungkapnya, penunjukkan pelaksana tugas pun menjadi pilihannya. Meskipun demikian, pihak kementerian belum menunjuk pejabat eselon yang akan menjadi pelaksana tugas dirjen minerba. “Belum ada (penunjukan),” kata dia.

Teguh menuturkan, berdasarkan UU Aparatur Sipil Negara, seseorang yang sudah memasuki masa pensiun tidak bisa diperpanjang jabatannya. Oleh sebab itu opsi penunjukan Plt menjadi jalan keluar dalam mengisi kekosongan posisi Dirjen Minerba. Namun dia menyebut hingga siang ini belum ada keputusan Menteri ESDM terkait penunjukan itu. “Tanggal 1 Mei kan masih lama. Belum ada penunjukan pejabat yang jadi Plt,” jelasnya.

Adapun sejumlah calon yang diusulkan ke Presiden Joko Widodo untuk menduduki posisi Dirjen Minerba yakni Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu, Inspektur IV pada Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM Satry Nugraha dan Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Edi Prasojo. (DSU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here