SHARE
Foto: hukumonline

Jakarta, GEO ENERGI – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak semua gugatan permohonan praperadilan yang diajukan mantan Menteri ESDM Jero Wacik.

“Dengan ini menolak permohonan gugatan praperadilan untuk seluruhnya,” kata hakim tunggal Sihar Purba saat membacakan putusan di PN Jaksel, Selasa (28/4).

Pada amar putusannya, hakim menyatakan bahwa penetapan seseorang sebagai tersagka bukan termasuk objek praperadilan. Hal ini sesuai dengan Pasal 1 angka 10 juncto Pasal 77 juncto Pasal 82 KUHAP yang mengatur secara limitatif wewenang hakim praperadilan untuk menangani perkara.

“Apa yang menjadi wewenang praperadilan telah diatur secara limitatif, kecuali diubah pada undang-undang yang akan disahkan pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Sebelumnya politisi Partai Demokrat itu mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata periode 2008-2011 dan Menteri ESDM tahun 2011-2013. KPK menaksir kerugian negara yang disebabkan Jero senilai Rp 7 miliar.

Sementara itu, dalam kasus ESDM, penetapan Jero sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan di Sekretariat Jenderal ESDM yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karno. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here