SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Menurut hasil kajian Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ada sepuluh bidang usaha yang bisa mendapatkan keringanan pajak. Keringanan tersebut dapat menjadi daya tarik investor dalam dan luar negeri, khususnya untuk investasi hijau.

Kepala BKPM Franky Sibarani menegaskan BKPM telah merealisasikan kenaikan investasi yang hampir dua kali lipat menjadi Rp 3500 triliun untuk periode 2015-2019, dari besar investasi periode 2010-2014 yang sebesar Rp 1632,8 triliun. Akan tetapi realisasi investasi hijau pada 2010-2014 masih sekitat 30,3% sari total investasi Rp 1600 triliun.

“Kami akan dorong agar target investasi hijau juga akan meningkat dua kali lipat atau sekitar Rp 972 triliun,” ujar Franky pada konferensi pers “Tropical Landscape Summit: A Global Investment Opportunity” di Hotel Shangri-la, Jakarta (27/4).

Sementara itu, Kepala Kantor Staff Presiden Luhut Pandjaitan mengatakan lembaganya yang menopang tugas Presiden mendukung penuh usaha meningkatkan investasi hijau. Menurutnya usaha ini juga merupakan upaya Indonesia menjaga komitmen mengurangi emisi sebesar 26% dengan usah sendiri dan 41% dengan bantuan internasional. Sehingga terwujud pertumbuhan ekonomi yang juga melestarikan lingkungan.

Bidang usaha investasi hijau yang mendapat keringanan pajak adalah:
– pengusahaan tenaga panas bumi
– industri pemurnian dan pengolahan gas bumi
– industri kimia dasar organik yang bersumber dari pertanian (fragrance)
– industri LED
– pembangkit litrik
– pengadaan gas alam dan buatan
– penampungan penjernihan dan penampungan air bersih
– angkutan perkotaan ramah lingkungan
– kawasan pariwisata
– pengelolaan dan pembuangan sampah yang tidak berbahaya. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here