SHARE
Foto: Geo Energi

Legian, GEO ENERGI – Jika dibandingkan dengan LNG, PT. Perusahaan Listrik Nasional Lebih memilih menggunakan compressed natural gas (CNG) dibandingkan LNG.

PLN terus berusaha memenuhi pasokan listrik di semua daerah. Pemerintahan Jokowi menugaskan PLN untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas total 35.000 MW yang harus rampung tahun 2019 nanti. Dari total tersebut, pembangkit listrik yang menggunakan gas sebagai bahan bakunya dibangun dengan kapasitas 14.432 MW, sekitar 38%.

“Jika dibandingkan dengan LNG, kami lebih memilih penggunaan CNG, khususnya untuk jarak antar daerahnya kurang dari 500 NM,” kata Senior Manager for Energy Planning and Evaluation PT PLN Chairani Rachmatullah.

Selain untuk kriteria jarak antar lokasi yang dekat, pembangkit listrik berbahan bakar CNG lebih ekonomis dan cepat dibandngkan Mini LNG. Marine CNG pun bisa digunakan untuk volume yang rendah. Saat ini sudah ada 3 jalur Marine CNG di Indonesia, yaitu Gresik-Lombok, Batam-Bintan dan Gresik-Bawean. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here