SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Melalui program quick wins, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutunan akan mengadakan kegiatan Agro Foresty di Citarum, Ciliwung dan Cisadane. Adapun target dari program tersebut adalah agar bisa memperbaiki lahan kritis di DAS Citarum yang kondisinya sudah tidak layak, lahan kritis tinggi, sendimen tinggi dan erosinya yang juga yang tinggi.

“Melalui program quick wins, salah satunya tahun ini akan diadakan kegiatan Agro Forestry di Citarum, Ciliwung, dan Cisadane, dengan target program quick wins ini dapat memperbaiki lahan kritis di DAS Citarum, seluas 5.500 hektare lewat agroforesty. Kemudian, di Ciliwung bisa memperbaiki 500 hektare dan Cisadane 100 hektare,” jelas Dodi Susanto, Kepala Balai Pengelolaan DAS Citarum UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (23/4).

Dodi membenarkan, seiiring dengan merehabilitasi lahan kritis pihaknya menjumpai berbagai kendala. Salah satunya adalah masyarakat yang menggarap lahan kritis banyak yang tidak memperhatikan aspek konservasi. Sehingga, beliau akan mencoba mengubah pola pikir penggarap lahan tersebut. Agar, program rehabilitasi lahan kritis Agro Forestry tersebut dapat dikembangkan di semua lahan yang sekarang ada di sana.

“Agroforestry di DAS Citarum ini targetnya dalam lima tahun bisa merehabilitasi 84.173 hekatare lahan di Citarum, memperbaiki 994 lahan di Das Ciliwung haktere dan Cisadane 2019,” katanya.

Dodi juga menambahkan kalau hanya menggantungkan pada pemerintah untuk merehabilitasi lahan tersebut akan sulit. Karena, dana yang dibutuhkan cukup besar sehingga akan sulit kalau semua dana harus dipenuhi oleh pemerintah. “Kalau secara keseluruhan butuh dana besar. Jadi kami hanya mencontohkan saja, kontribusi paling hanya 10 persen. Pekerjaan rumahnya memang masih banyak, tapi yakin kalau kegiatan ini dilakukan bakal berkontribusi,” tutupnya. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here