SHARE
Joko Widodo

JAKARTA, GEO ENERGI – Pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pembukaan Konferensi Asia Afrika, Rabu (22/4) lalu dinilai banyak kalangan menyentuh sejumlah permasalahan termasuk sepak terjang negara-negara maju dan organisasi perkumpulan negara di dunia terhadap negara di kawasan Asia Afrika, termasuk Indonesia

Namun, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono justru menilai pidato Presiden Jokowi itu hanyalah sebuah retorika usang dari seorang Jokowi. Sebabnya selama ini Jokowi justru dalam kebijakannya mengundang korporasi asing untuk mengeruk kekayaan sumberdaya alam di Indonesia,

“Jokowi bahkan mengabaikan UU Minerba yang memberikan izin eksport hasil tambang konsetrat kepada Freeport dan Newmont sebagai representative dari negara-negara kaya,” jelas Arief di Jakarta, Kamis (23/4).

Menurutnya, dengan semangat KAA sebaiknya Jokowi harus segera merubah sistim ekonomi Indonesia yang selama ini sangat neolib menjadi sistim ekonomi yang berbasis pada Trisakti dan Nawacita.

“Jadi Jokowi harusnya konsisten dengan pidatonya pada pembukaan Konferensi Asia Afrika ke-60, dan membatalkan semua rencana pinjaman luar negeri,” pungkas Arief. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here